文章
  • 文章
国际

Ketika pelantikan Donald Trump jadi lelucon

2017年1月21日上午11:03发布
2017年1月21日上午11:03更新

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato pada upacara pelantikannya di US Capitol,Washington DC,2017 Januari 2017. Foto oleh Mandel Ngan / AFP

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato pada upacara pelantikannya di US Capitol,Washington DC,2017 Januari 2017. Foto oleh Mandel Ngan / AFP

印度尼西亚雅加达 - Dari mogul properti hingga bintang program televisi realita,kini Donald Trump telah resmi menjadi Ia dilantik pada Jumat siang,20 Januari,waktu setempat(Sabtu dini hari waktu Jakarta)。

(BACA JUGA: )

特朗普tercatat sebagai orang tertua yang pernah menjabat sebagai Presiden AS dan berkantor di ruang椭圆形办公室,dalam usia 70 tahun。 Dia juga merupakan satu-satunya presiden yang tidak memiliki pengalaman di bidang politik tetapi bisa memenangkan pemilu。

Pada konser yang digelar sebelum upacara pelantikan,grup band 3 Doors Down tampil di National Plaza,di depan patung Abraham Lincoln。

(BACA JUGA: )

网友pun menyatakan rasa ibanya kepada patung Abe yang harus mendengar musik dari band rock ini。

Setelah menghadiri kebaktian di Gereja St. John's Episcopal,Donald Trump dan istrinya,Melania Trump,disambut oleh Presiden AS Barack Obama beserta istri,Michelle Obama,di Gedung Putih。 网友yang awas pun menangkap ekspresi Michelle yang terlihat janggal。

Layaknya adegan flashback yang dinarasikan oleh tokoh utama,“Mungkin kamu heran mengapa saya bisa berada di situasi ini。”

Ketika kamu harus berdiri di samping orang yang tidak melakukan dalam tugas kelompok namun masih menuliskan namanya:

Atau ketika Michelle Obama dan Hillary Clinton saling melirik:

奥巴马Dan Wakil Presiden AS Joe Biden双手骗局。

National Mall,yang biasanya dipenuhi oleh masyarakat pada pelantikan presiden AS,kali ini tampak jauh lebih sepi。

Apabila pelantikan Obama dan Trump disamakan dengan电影:

国家广场lebih ramai di hari biasa:

心情 pelantikan特朗普terasa sangat sepi ... seperti pemakaman?

Setelah dilantik,特朗普 selama sekitar 17 menit。 Ia berjanji kepada sekitar 800 ribu warga AS yang menyaksikan secara langsung,bahwa mereka akan selalu menjadi prioritas utama atas kebijakan yang dibuatnya。

Namun,pidato Trump kok terdengar gimana,gitu ...

Akankah Trump menjalankan tugasnya sebagai Presiden AS dengan baik,dan memprioritaskan semua warga AS tanpa memandang ras dan agamanya? Hanya waktu yang menjawab。 -Rappler.com